Siap Jadi Mahasiswa? Persiapkan 4 hal Ini, Apalagi Anda yang Jauh dari Orang Tua

siap jadi mahasiswa2167

Menjadi mahasiswa adalah satu hal yang diimpikan oleh semua siswa-siswi yang baru selesai dari bangku sekolah.
Mengikuti SBMPTN, SNMPTN, PMDK, Bidik Misi merupakan jalur yang di tempuh agar bisa masuk ke perguruan tinggi yang diharapkan. Baik itu perguruan tinggi negeri ataupuan luar negeri. Tapi apakah anda pernah menanyakan kepada diri anda sendiri. Sudah siapkah anda menjadi seorang mahasiswa?
Apalagi bagi anda yang harus merantau ke kota lain, meninggalkan kedua orang tua guna menyelesaikan perguruan tinggi anda. Sudah siapkah fisik dan mental anda mengemban tugas menjadi seorang mahasiswa yang harus jauh dari orang tua?

Sebagai mahasiswa yang harus merantau dan jauh dari keluarga, ada beberapa hal yang harus di persiapkan terlebih dahulu, baik mental maupun fisik.

Berikut beberapa hal yang harus dipersiapkan untuk menjadi seorang mahasisiwa :

1. Kedewasaan

Kedewasaan tidak selalu harus di ukur dari segi usia. Menjadi seorang mahasiswa yang jauh dari orang tua, anda akan selalu di tuntut harus bersikap dewasa dalam menghadapi segala kondisi. Pola pikir yang selama ini masih bermanja-manja bersama kedua orang tua selama duduk di bangku sekolah harus mulai dihilangkan, karna itu akan memberikan dampak buruk bagi kehidupan anda yang jauh dari orang tua.

2. Kemandirian

Kemandirian merupakan hal yang paling penting bagi anda calon-calon mahasiswa yang harus jauh dari orang tua.
Bagi anda yang belum pernah jauh dari orang tua sama sekali ini mungkin merupakan hal sulit bagi anda. Selama dibangku sekolah, segala sesuatu tentang urusan pribadi anda masih bergantung kepada orang tua, contohnya untuk pergi kesekolah saja, anda harus dibanguni orang tua anda terlebih dahulu baru bangun. Tapi sekarang bagi anda calon mahasiswa yang ingin duduk di bangku perkuliahan dan harus jauh dari orang tua, anda harus mulai mengurus diri anda sendiri, mempersiapkan segala sesuatunya sendiri.

3. Sosialisasi

Menjadi seorang mahasiswa yang mengambil perguruan tinggi yang jauh dari tempat tinggal orang tua, kemapuan bersosialisasi menjadi hal yang tidak kalah penting untuk anda persiapkan. Cara bersodialisasi di bangku sekolah dengan di kampus pasti akan sangat jauh berbeda. Di kampus anda akan menemui beragam sifat dan karakter seseorang, yang mungkin di bangku sekolah belum pernah anda temui.

Begitu juga dengan lingkungan tempat tinggal yang baru. Bagi anda mahasiswa yang jauh dari orang tua, kemampuan anda bersosialisasi dengan lingkungan tempat tinggal, baik anda yang mengontrak rumah, kos atau tinggal bersama saudara akan menjadi penentu keberhasilan anda.

Semakin baik anda bersosialisasi, semakin banyak relasi yang anda dapatkan. Semakin banyak relasi yang anda bangun, maka perkembangan pribadi anda juga akan semakin baik.

Dalam bersosialisasi, anda juga harus berhati-hati dan tetap waspada. Apalagi bagi anda mahasiwa yang merantau dan jauh dari orang tua. Bebas dari pengawasan orang tua dan salah dalam memilih pergaulan, akan memberikan dampak buruk bagi kuliah dan kehidupan anda.

4. Mahasiswa Aktif atau Pasif

mahasiswa aktif atau pasif 89

Mengambil keputusan untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi adalah suatu kesempatan langka. Banyak yang ingin mendapatkan pendidikan tinggi, tapi karena faktor ekonomi yang kurang mencukupi akhirnya tidak bisa melanjutkan pendidikan. Jadi bagi anda yang dapat melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi, bersyukurlah.

Menjadi mahasiswa, anda akan dihadapkan dengan dua pilihan, yaitu mau menjadi mahasiswa yang aktif atau mahasiswa pasif. Setiap pilihan akan memberikan dampak bagi kehidupan anda. Jangan sia-siakan kuliah anda dengan menjadi mahasiswa pasif. Jadilah mahasiswa yang aktif dengan mengikuti segala kegiatan organisasi kampus, karena kuliah bukan sekedar mendapatkan IPK tinggi, tapi kuliah adalah bagaimana anda mengembangkan potensi dalam diri anda secara aktif.

 

About This Author

Comments are closed