Mengapa Menentukan Gaya Belajar Penting Untuk Anda yang ingin Sukses

gaya belajar 1

Gaya belajar terbagi menjadi dua spektrum gaya. Spektrum gaya berbasis konsep dan spektrum gaya berbasis data. Konsep gaya belajar konseptual dan beerbasi data, tumbuh lebih besar saat anda berada di sekolah menengah dan perguruan tinggi. Ini disebabkan seorang profesor sering menghabiskan banyak waktu untuk mengembangkan satu dari dua gaya pengajaran. Siswa sekolah menengah harus mulai memperhatikan perbedaan antara kedua gaya belajar ini untu mendapatkan hasil maksimal dalam kuliah nanti. Sangat penting untuk mempelajari gaya belajar yang kamu sukai.

Menjelajahi spektrum gaya

Untuk mendapatkan gambaran yang lebih baik tentang masing-masing gaya belajar ini. Pikirkanlah. Pelajar konseptual menyukai gagasan pemahaman secara abstrak, dimana dia dapat menganalisa dan menemukan inkonsistasi. Jika anda didi0rong secara konseptual, handout, powerpoint, dan defenisi yang tepat, mungkin tidak terlalu menarik buat anda karena anda lebih tertarik pada keseluruhan alur argumen atau bagaimana sebuah gagasan berevolusi dari waktu ke waktu.

Berbeda dengan pelajar berbasis data. Jika gaya belajar anda didukung data, anda mencari rumusan ide yang tepat untuk digunakan sebagai defenisi yang pasti. Anda tertarik pada persentasi dan tabel powerpoint yang mengkategorikan informasi secara ringkas dan defenitif.

Gaya Belajar Mana yang Cocok Untukmu ?

Sekarang adalah waktu menentukan pada spektrum mana anda berada. Spektrum konseptual kah atau spektrum data. Pikirkan guru anda saat ini dan tempatkan di salah satu spektrum. Pertimbangkan gaya mengajar mereka. Bagaimana mereka menambah atau mengurangi apresiasi anda terhadapnya. Setelah anda menemukan spektrum paling nyaman untuk anda. Lakukan dual hal ini.
Pertama. Carilah kelas dengan guru atau dosen yang gaya mengajarnya sesuai dengan gaya belajar anda, baik itu konseptual ataupun data.

Kedua. Jika anda menemukan diri anda berada di kelas yang gaya mengajarnya berbeda dengan gaya belajar anda. Belajarlah untuk memanipulasi materi pembelajaran yang anda terima agar sesuai dengan gaya belajar anda.

Kedua pendekatan ini memiliki kelebihan masing-masing, dan disiplin ilmu yang berbeda secara inheren lebih sesuai dengan gaya belajar yang berbeda. Sebagai contoh, matematika dan sains bergantung pada ketepatan, sehingga pelajar dengan spektrum berbasis data cenderung lebih nyaman berada pada bidang tersebut. Begitu juga dengan seorang siswa sasrta atau sosiologi, perlu menjadi pelajar konseptual, karena kesimpulan dari bidang tersebut jarang ditentukan dan mudah dirumuskan. Meski begitu, kedua pendekatan ini hampir muncul di setiap disiplin ilmu.

About This Author

Comments are closed