Beberapa Tips Berkomunikasi Dengan Dosen Lewat Email & SMS

Berkomunikasi dengan dosen menggunakan email,sms,dan lainnya. tentu taklah boleh sembarangan seperti sedang berkomukasi dengan teman yang biasanya menggunakan bahasa ‘alay’ ataupun singkat. Melainkan harus menggunakan bahasa indonesia lengkap dan benar, oleh sebab itu berikutlah beberapa tips berkomunikasi dengan dosen lewat email dan sms.

1.  Gunakan Bahasa Indonesia yang Baik dan Benar

untuk berkomunikasi dengan dosen kamu tak boleh menggunakan kata-kata yang sering kamu gunakan tuk berkomunikasi dengan teman, doi, ataupun selingkuhan, hehehehe. Ingatlah selalu tuk menggunakan Bahasa Indonesia yang baik dan benar apabila sedang ingin berkomunikasi dengan dosenmu serta njangan suka menyingkat kata.

2. Kenali Dosenmu

Wajib hukumnya tuk mengenali dosen yang akan kita kirim pesan. Dosen mempunyai banyak tipe, ada yang perfeksionis, friendly, cuek, ada juga yang killer alisa menyeramkan. Oleh sebab itu kamu harus pintar tuk mengenali dosen kamu, agar komunikasi dapat dilakukan dengan lancar.

3. Matangkan Isi Email atau SMS

Tuk berkomunikasi dengan dosen, ada baiknya kamu memulai dengan perkenalan yakni nama,no.induk mahasiswa/mahasiswi, kelas, dan tujuan kamu menulis email atau sms tersebut. Hindari tuk mengosongkan isi email, hal tersebut kurang sopan bahkan dapat membuat sang dosen kesal akibat menambah tugasnya yaitu menebak siapa pengirim Email atau SMS tersebut.

4. Hindari Menggunakan Alamat Email Aneh

Hal ini biasanya untuk orang yang menggunakan email yang alamat emailnya mengasal saja. Biasanya hal tersebut karena mahasiswa/mahasiswi tersebut tak ingin diketahui siapa dirinya atau malas mengisi informasi lengkap mengenai dirinya. Hindari lah yang seperti ini, sebab apabila dosen membaca email masuk dengan alamat aneh, alih-alih dibaca, melainkan langsung dihapus.

5. Berikan Subjek Pada Email

Selalulah memberikan subjek pada email sebelum mengirimnya kepada dosen. Njangan biarkan dosen menerka-nerka isi dari email kamu, bisa jadi dosen tak akan membacanya sebab dianggap tak penting.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

About This Author

Comments are closed