7 Daftar To Do List yang Perlu Diingat oleh Para Pemburu dan Pejuang Beasiswa


Beasiswa merupakan bantuan dana pendidikan yang diberikan untuk melanjutkan pendidikan hingga jenjang perguruan tinggi S1 sampau S3. Banyak sekali beragam beasiswa menarik yang bisa kmau manfaatkan. Sebagai para pemburu dan pejuang beasiswa, apa sih motivasi kalian ikut beasiswa? Dan apa saja yang sudah kalian lakukan agar tembus beasiswa. Terkadang segala usaha sudah kita lakukan, tapi masih aja gak ada hasilnya. Jangan nyerah dong, masa gitu aja langsung nyerah! Namanya gagal itu wajar kok. Mungkin kegagalan karena ada sesuatu yang salah. Sebagai pemburu dan pejuang beasiswa ada hal yang perlu kalian persiapkan agar mudah tembus beasiswa melalui daftar to do list. Kira-kira daftar to do listnya apa aja ya? Hemm, simak kelanjutannya di artikel berikut ini!

 

1. Memulailah dengan mencari info beasiswa sebanyak-banyak

Gambar: www.banguninspirasi.com

 

 

Pertama, yang perlu kamu ingat bahwa sebagai para pemburu beasiswa kamu bisa memulainya dengan mencari info beasiswa sebanyak-banyaknya. Setiap bulan dan bahkan setiap tahunnya ada banyak info beasiswa serta event pameran beasiswa yang bisa kamu hadiri. Ini adalah kesempatan bagi kamu untuk menentukan dan memilih beasiswa yang cocok dan sesuai dengan minat, kemampuan, serta kebutuhanmu. Selama ada peluang dan kesempatan di depan mata jangan pernah kamu sia-siakan. Mencari info sebanyak-banyaknya penting untuk kamu lakukan. Daripada malas mencari, hal hasil gak ada satupun beasiswa yang kamu dapatkan. Malas merupakan kebiasaan buruk dan faktor utama mengapa para pemburu beasiswa bisa sampai gagal secara terus-menerus. Hayooo, jangan malas ya guys!

 

2. Utamakan beasiswa dalam negeri saja dulu

Gambar: pedidikanindonesia.com

 

 

Ada 2 kategori yang bisa kamu manfaatkan peluangnya, yakni; beasiswa dalam negeri dan luar negeri. Dalam proses pencarian mana beasiswa yang cocok dan sesuai, utamakan dahulu beasiswa dalam negeri ketimbang beasiswa luar negeri. Mengapa demikian? Soalnya beasiswa dalam negeri memiliki kuota peminat dalam jumlah yang tidak terlalu banyak, sehingga peluang dan kesempatanmu diterima semakin besar. Beasiswa luar negeri bisa jadi prioritas kedua setelah beasiswa dalam negeri. Jadikan beasiswa luar negeri sebagai cadangan kalau ternyata gak ada satu pun beasiswa dalam negeri yang diterima. Kalau kamu ternyata lebih minat dan mampunya beasiswa luar negeri yah gak masalah sih sebenarnya. Untuk beasiswa dalam negeri bisa jadi prioritas keduamu jika kamu pengennya beasiswa ke luar negeri.

 

3. Buat daftar beasiswa apa aja yang pengen kamu daftarkan, deadlinenya kapan, syarat dan kentuannya seperti apa, dan  berkas-berkas apa saja yang dibutuhkan

Gambar: indbeasiswa.com

 

 

Setelah ketemu beasiswanya apa, jangan lupa dicatat ya! Buat di selembar kertas daftar beasiswa apa saja yang ingin kamu daftarkan. Setiap daftar beasiswa berikan penjelasan mengenai deadline pendaftaran dan deadline pengumpulan berkasnya kapan, syarat dan ketentuannya seperti apa, serta berkas-berkas apa saja yang dibutuhkan. Gunanya membuat daftar seperti ini supaya kamu gak kebingungan dan kamu bisa mengatur kegiatan kamu secara mandiri. Kamu kan udah dewasa, jadi kamu harus bisa mengorganisir waktu dan keseharianmu. Jadi, bukan waktu yang ngatur kamu tapi kamu yang mengatur waktu dan diri sendiri.

Baca juga: 6 Tips Penting yang Perlu Kamu Terapkan Saat Menghadiri Pameran Beasiswa

 

4. Kumpulkan seluruh berkas-berkas yang sudah ditentukan dari jauh-jauh hari berdasarkan catatan listmu

Gambar: englishforall.id

 

 

Setiap beasiswa baik dalam negeri maupun luar negeri, keduanya sama-sama membutuhkan berkas atau dokumen yang sudah ditentukan oleh pihak pemberi beasiswa yang dicantumkan pada syarat dan ketentuan yang wajib sekali kamu persiapkan. Untuk itu, dari jauh-jauh hari kamu mesti siapin semua berkas-berkasnya biar pas deadline gak ada satupun berkas yang kurang dan bisa langsung dikumpulin. Bahaya lho guys kalau ada berkas yang kelupaan. Dari berbagai sumber yang ada, diberitahukan bahwa banyak pendaftar beasiswa gagal tembus beasiswa hanya karena berkas-berkasnya kurang lengkap. Jangan sampai kejadian seperti ini kamu yang alamin.

 

5. Tingkatkan keinginan belajarmu serta prestasimu dan ikut berpartisipasi dalam beragam kegiatan

Gambar: video.quipper.com

 

 

Point enam nih yang paling penting. Belajar belajar dan belajar adalalah kewajiban kamu selama status kamu masih menjadi pelajar dan mahasiswa. Kebanyakan beasiswa melihat nilai prestasimu dari transkrip nilai maupun ijazah untuk memberikan penilaian apakah kamu layak atau tidak menerima beasiswa tersebut. Maka dari itu tingkatkan keinginanmu belajarmu supaya nilai kamu setidaknya tetap bertahan, kalau bisa sih meningkat terus. Satu lagi, tingkatkan juga prestasi yang kamu miliki, entah itu prestasi akademik maupun non akademik. Semakin meningkat prestasimu, semakin mudah kesempatan dan peluangmu tembus beasiswa. Karena prestasi merupakan syarat awal diterima beasiswa dari kebanyakan beasiswa yang ada. Biar CV beasiswamu semakin cantik dan semakin dilirik oleh para penyedia beasiswa, bukan prestasi saja yang dilihat melainkan partisipasimu dalam beragam kegiatan di dalam maupun di luar sekolah atau kampus yang pernah kamu ikut sertakan. Banyak-banyak luangkan waktu untuk mengikuti beragam kegiatan seperti komunitas dan sejenisnya.

 

6. Minta bimbingan membuat motivation letter dan CV beasiswa jika memang dibutuhkan

Gambar: merryriana.co

 

 

Berkas seperti motivation letter dan CV beasiswa bisa kamu buat dari jauh-jauh hari jika memang beasiswa itu dibutuhkan, karena ada beberapa beasiswa yang mesti mencantumkan motivation letter dan CV beasiswa dalam persyaratan administrasinya. Kebanyakan para pemburu dan penjuang beasiswa belum tahu menaung soal membuat motivaton letter dan CV beasiswa. Sebelum membuatnya, kamu bisa cari tahu dulu motivation letter dan CV beasiswa itu seperti apa dan bagaimana cara membuatnya melalui media internet. Kemudian, minta bimbingan orang-orang yang berpengalaman dalam membuat motivation letter dan CV beasiswa.

Cari perguruan tinggi yang tepat? Nah, kamu bisa kunjungi edumor.com untuk mencari dan menemukan perguruan tinggi yang tepat!

 

7. Coba latihan wawancara beasiswa

Gambar: magazine.job-like.com

 

 

Ada beberapa beasiswa yang membutuhkan tahap wawancara dalam proses seleksinya. Maka itu, jika beasiswa yang kamu daftarkan mesti melalui tahap beasiswa, beberapa hari sebelum seleksi lebih baik latihan wawancara dulu. Kamu bisa pakai orang di sekitarmu buat jadi perantara latihan wawancara. Dimana orang tersebut seolah-olah adalah pihak pewawancaranya. Atau latihannya bisa di depan kaca. Pertanyaan umum yang ditanyakan saat wawancara beasiswa, seperti; apa alasan kamu mengikuti beasiswa ini dan kontribusi apa yang akan kamu lakukan jikalau diterima dan setelah lulus nanti. Pertanyaan ini cukup sulit untuk dijelaskan. Dengan demikian, kamu harus punya tips dan trik bagaimana meyakinkan si pewawancara atas jawaban yang kamu berikan. Latihan wawancara beasiswa agar mentalmu jadi lebih percaya diri lagi.

Membuat daftar to do list itu penting supaya kamu bisa mengatur sesuatu yang sudah menjadi prioritasmu selama ini. Buat mencari dan menemukan beasiswa yang cocok, kalian beasiswa ikutan Indonesia Scholarship Fair. Indonesia Scholarship Fair merupakan ajang BEASISWA ONLINE TERBESAR di INDONESIA yang diselenggarakan oleh Edumor untuk lulusan SMA / SMK. Ada ratusan beasiswa dari perguruan tinggi di seluruh Indonesia yang bisa kamu manfaatkan peluangnya. Raih kesempatan beasiswa dengan total mencapai 10 miliar rupiah! Buruan raih beasiswamu di beasiswa.edumor.com!

 

The post 7 Daftar To Do List yang Perlu Diingat oleh Para Pemburu dan Pejuang Beasiswa appeared first on Edumor Blog.

About This Author

Comments are closed