6 Solusi Efektif dan Efisien dalam Menjawab Pertanyaan Anak


Antara orangtua dan anak dan sebaliknya harus menjalin komunikasi. Walau sesibuk apapun orangtua tetap komunikasi harus terjalin agar orangtua dapat mengetahui tumbuh kembang anak serta masalah-masalah apa yang dihadapi anak. Bagi orangtua saat berkomunikasi dengan anak, bagian tersulit adalah menjawab pertanyaan kritis anak. Sehingga terkadang orangtua tidak ingin menjawab pertanyaan si anak karena tidak tau apa jawabannya. Begini lho parent solusi yang efektif dan efisien bagaimana menjawab segala pertanyaan kritis anak!

 

1. Beri jawaban dengan jelas

Gambar: abiummi.com

 

Ada banyak pertanyaan itu wajar-wajar. Anak usia dini sampai sekolah dasar memiliki rasa ingin tahu yang sangat tinggi. Otomatis sebagai orangtua kita punya kewajiban membantu anak memberikan jawaban. Disaat anak mengajukan pertanyaan kritis anda bisa memberikan jawaban yang jelas. Gunakan struktur dan gaya bahasa yang mudah dimengerti oleh si anak. Hindari yang namanya bertele-tele dalam memberikan penjelasan. Misalnya, anak bertanya tentang siapa itu Tuhan dan seperti apa Tuhan itu. Anda bisa memberikan jawaban “Tuhan itu yang menciptakan bumi dengan segala isinya termasuk manusia, tumbuh-tumbuhan, dan hewan. Nak, Tuhan itu tidak dapat dilihat tapi bisa dirasakan. Begitu pun Tuhan bisa melihat apa yang diperbuat dan mendengar apa yang diucap oleh manusia”.

 

2. Jujur lebih baik

Gambar: www.jawaban.com

 

 

Cara yang gak kalah penting sebisa mungkin berikan jawaban yang sejujur-jujurnya daripada menjelaskan seolah-olah jawaban yang diberikan itu benar adanya. Padahal anda cuman main asal menjawab demi anak anda puas. Dalam menjawab pertanyaan anak dengan jujur walaupun jawabannya kurang tepat itu lebih efektif dan efisien kok. Kalau anda bohong atau sok tahu berarti sama aja anda mengajarkan tentang kebohongan ke si anak.

3. Gunakan perumpamaan

Gambar: blajar.org/pertanyaan/8568/

 

 

Berikutnya anda jelasin ke anak dengan menggunakan perumpamaan. Contohnya anak bertanya bagaimana proses terjadinya adik. Nah, pertanyaan seperti itu terkadang buat para orangtua terkejut dan sulit menjelaskannya karena si anak masih berumur terlalu kecil. Untuk pertanyaan seperti itu anda bisa kasih tahu bahwa “bibit mama bertemu dengan bibit papa. Kemudian, menyatu dan bertumbuh menjadi bayi kecil. Setelah waktunya lahir, ia akan lahir ke dunia”. Kalau pertanyaan seperti itu ditanyakan oleh anak anda yang usianya terpaut sudah agak besar, anda bisa jelaskan tidak usah pakai perumpamaan lagi.

Baca juga: Bahaya Pornografi pada Anak di bawah Umur. Parents, Coba Perhatikan Hal Ini!

 

4. Bertanya kembali

Gambar: rona.metrotvnews.com

 

 

Anak nanya kok malah kita balik nanya sih? Yapss, ketika anak bertanya suatu hal padahal ia sudah semestinya tahu apa jawabannya, anda bisa bertanya kembali ke si anak. Contohnya anak nanya “ma / pa kok siang hari terang sih”? Coba anda tanya balik “hayoo, kira-kira kenapa ya?” Dengan bertanya kembali anak bisa belajar berpikir akan jawaban yang ia butuhkan. Jadi tidak anda melulu yang menjawab pertanyaannya.Tujuan sebenarnya sih untuk mengembangkan kemampuan logika si anak. Bertanya kembali bukan maksudnya anda tidak tahu apa jawabannya.

 

5. Katakan dengan jujur kalau anda tidak tahu apa jawabannya

Gambar: www.tipsdoktercantik.com

 

 

Otomatis sebagai orangtua tidak mungkin pertanyaan anak bisa anda jawab dengan tepat. Ketika anak bertanya tentang sesuatu yang sama sekali tidak anda tahu apa jawabannya, katakan saja dengan jujur kalau anda pun tidak tahu jawabannya. Walau tidak tahu jawabannya, sehabis itu anda gak ngapain-ngapain itu adalah salah. Pengabaian tersebut membuat anak semakin penasaran dan bertanya terus tanpa henti.

Cari sekolah untuk anak? Silahkan kunjungi edumor?

 

6. Cari bersama-sama apa jawabannya

Gambar: ibudanmama.com

 

 

Walau memang anda tidak bisa menjawab pertanyaan si anak, masih ada jalan keluarnya. Satu-satunya anda bisa ajak si anak untuk mencari bersama-sama apa jawabannya. Misalkan mencari lewat buku atau cari lewat internet.

Dunia anak-anak memang banyak sekali suka duka sehingga moment anak tidak boleh terlewatkan. Semakin banyak dan semakin aneh pertanyaan anak, disitu pengetahuan orangtua semakin.

The post 6 Solusi Efektif dan Efisien dalam Menjawab Pertanyaan Anak appeared first on Edumor Blog.

About This Author

Comments are closed