6 Alasan Mengapa Anda Tidak Lulus Tepat Waktu

lulus kuliah tepat waktu 3

Lulus dari sebuah perguruan tinggi dalam waktu empat tahun mungkin terdengar seperti usaha yang cukup mudah. Tapi apakah anda tahu, bahwa hanya 41 persen mahasiswa yang berhasil melakukannya.

Semakin lama waktu yang dibutuhkan, semakin kecil kemungkinan seorang mahasiswa mencapai kelulusannya. Menurut Pusat Penelitian Kliring Siswa Nasional, seperempat mahasiswa putus sekolah setelah empat tahun, dan sebagian besar dari mereka mengatakan itu karena uang. Biaya memang masalah utama bagi banyak keluarga.
Biaya kuliah dalam negeri rata rata mencapai 89 Juta. Banyak dari mereka yang menyelesaikan kuliah dalam waktu lima atau enam tahun dengan menghabiskan tabungan di rekening orangtuanya atau bahkan dengan berhutang.

Kami meminta beberapa pendidik untuk mengidentifikasi hambatan terbesar mahasiswa untuk lulus dalam waktu empat tahun. Para pendidik mengatakan bahwa mahasiswa yang bertujuan menyelesaikan perkuliahanya dalam waktu empat tahun gagal karena tidak mengikuti pelajaran dengan benar-benar.

Kami juga bertanya kepada beberapa mahasiswa, dan mereka menyipulkan bahwa lulus dalam waktu empat tahun tidak begitu penting karena itu hanya akan mengurangi waktu bermain mereka.

Berikut enam rintangan yang paling banyak dihadapai mahasiswa untuk lulus tepat waktu :

1. Bekerja Lembur

Tidak diragukan lagi bahwa krisis hutang pelajar semakin meningkat. Mahasiswa yang khawatir dengan hutang terkadang bekerja lebih banyak dan kemudian mengurangi jam kuliah mereka. Bekerja sambil kuliah membuat mereka sulit untuk lulus tepat waktu.

2. Ambil 15 SKS per Semester

Bagi mahasiswa yang ingin lulus tepat waktu, harus menyelesaikan rata-rata 15 sks per semester. Tapi kebanyakan mahasiswa sekarang tidak menyelesaikan standart jumlah sks, sehingga membuat mereka sulit untuk lulus tepat pada waktunya.

3. Rasa Malas

rasa malas 2

Rasa malas adalah penyakit yang sampai sekarang sangat sulit disembuhkan. Malas kuliah, malas belajar akan membuat anda kesulitan lulus tepat pada waktunya. Rasa malas dapat di lawan dengan keinginan yang kuat. Kalahkan rasa malas anda, dan selesaikan kuliah anda tepat pada waktunya, dan buat orang tua anda bangga.

4. Tidak ada Kehidupan Sosial

Beberapa mahasiswa secara perlahan melepaskan diri karena mereka tidak pernah merasa benar-benar bagian dari komunitas perguruan tinggi. Isolasi dan depresi sosial dapat memperngaruhi kemajuan akademik, terutama bagi mahasiswa yang tinggal jauh dari rumah untuk pertama kalinya.

Banyak hal yang telah membuktikan bahwa mahasiswa yang tidak terlibat kehidupan kampus, baik melalui jaringan pertemanan , klub atau olah raga, lebih cenderung putus kuliah. Terkadang mahasiswa berpikir bahwa melakukan aktivitas di luar kelas bisa diraih dengan baik secara akademis. Namun kenyataannya seringkali hal yang terjadi justu sebaliknya.

5. Bermasalah Dengan Kampus

Masalah memang tidak dapat di hindari. Selama kita masih hidup di dunia ini maka akan selalu ada masalah yang mewarnai kehidupan kita. Begitu juga dalam dunia kampus, pasti aka nada masalah yang menghiasi.

Bermasalah dengan kampus atau dosen bisa menjadi penghambat kelulusan anda. Jadi sebaiknya hindari lah kegiatan yang bisa memicu timbulnya masalah anda di kampus.

Apabila anda memiliki masalah di kampus, segeralah selesaikan. Jangan tunda-tunda. Semakin anda menunda menyelesaikan masalah, semakin meningkat potensi kelulusan lebih dari waktu yang seharusnya.

6. Dosen yang Lepas Tangan

Metode belajar di bangku kuliah pasti jauh berbeda dengan belajar di bangku sekolah. Di bangku sekolah guru masih membimbing, mengingatkan siswanya untuk belajar, Berbeda dengan di kampus. Anda di tuntut untuk belajar sendiri, mencari tahu sendiri.  Dosen tidak akan pernah memperlakukan anda sepeti yang diperlakukan guru anda di bangku sekolah.

Mungkin dosen berpikir yang mahasiswa butuhkan adalah fleksibilitas, tapi sebenarnya yang mereka butuhkan adalah struktur. Disaat seorang dosen membiarkan mahasiswa mereka mengeksplorasi tanpa bimbingan, disaat itu lah mereka mengarahkan mahasiswa menjauh dari kesuksesan.
Sudah saatnya perguruan tinggi mengubah metode pembelajaranya. Cobalah mendorong mahasiswa untuk mepersempit bidang minat mereka, sehingga mereka bisa memetakan  jalan menuju penyelesain kuliah dalam waktu empat tahun.

Akhir kata saya sampaikan, sebesar apapun rintangan yang menghalangi, jangan pernah jadikan itu sebagai beban. Jadikan rintangan sebagai tantang yang harus ditaklukkan. Tetap semangat, tekun, disiplin, dan terus berjuang. Jangan lupa berdoa kepada tuhan minta pertolongan dan kekuatan. Mudah-mudahan lulus kuliah tepat waktu pasti anda dapatkan.

About This Author

Comments are closed