Ditulis: MQ Hidayat • Pada: 13 Mei 2008 • Kategori: Forum Bebas

Inikah Era “Pendidikan Hanya Untuk Yang Mampu”?

Pertanyaan yang jadi judul di atas memang bukan pertanyaan baru. Sebelumnya juga sudah ada sebuah buku terkenal yang berjudul “Orang Miskin Dilarang Sekolah”. Ini semua karena biaya pendidikan yang semakin tak terjangkau oleh masyarakat miskin.

Harian KOMPAS, Senin (12 Mei 2008) kemarin mangangkat sebuah tulisan berjudul “Masuk PTN Bisa Lebih dari Rp 100 juta“. Di tulisan tersebut, KOMPAS melakukan penggalian data dari beberapa PTN yang ada di Jakarta (DKI Jakarta), Semarang (Jawa Tengah), Bandung (Jawa Barat), Surakarta (Jawa Tengah), Surabaya (Jawa Timur), hingga Makassar (Sulawesi Selatan). Tulisan tersebut juga membandingkan biaya pendidikan PTN Indonesia dengan University of Singapura.

Universitas Brawijaya memang tidak termasuk dalam penelitian KOMPAS, tapi untuk biaya pendidikan di kampus biru ini sendiri termasuk cukup tinggi. Biaya Unibraw masuk tahun ini (2007/2008) mengalami peningkatan. Tidak itu saja, Unibraw juga memberlakukan SPP Proporsional yang banyak diprotes, utamanya oleh mahasiswa. Untuk penerimaan mahasiswa baru tahun mendatang, Unibraw sudah mengambil keptusan. Rincian biaya daftar ulang mahasiswa baru 2008/2009 di Universitas Brawijaya bisa dilihat di sini, di sana dan dimana-mana.

Melihat kondisi yang demikian, semakin jelaslah kalau untuk masuk kuliah butuh biaya yang tidak sedikit. Lha kalo ini yang terus-terusan terjadi, kapan negeri ini bisa pinter?

Silahkan Berkomentar